Disclaimer: Saya tidak ada hubungan dengan PT. Telkom Indonesia Tbk. kecuali sekedar pelanggan. Saya juga bukan marketer TP-LINK, saya hanya pengguna produknya karena alasan “murah”.
Ini adalah tulisan lain tentang “Mengatur Modem TP-LINK”, muncul karena Modem TD-8810 saya tersambar petir
Sedih memang, tapi hikmahnya saya ada tulisan lain tentang TP-LINK.
Sebetulnya, intinya adalah sama dengan mengatur modem TP-LINK TD-8810, namun web interface yang berbeda dan tentu saja karena modem ini dilengkapi dengan WiFi.
Ok, pertama2 yang harus kamu pastikan adalah komputermu bisa mengakses http://192.168.1.1/ . Silahkan buka di sini untuk melihatnya.
Buka http://192.168.1.1/ di perambah web kesayanganmu, saya menggunakan Mozilla Firefox 3.6 untuk Ubuntu.
Isikan username dg. admin dan password dg. admin juga. Klik OK.
>> Internet
Masuk menu Interface Setup -> Internet.
ATM VC
- Virtual Circuit: PVC7
- Status: Activated
- VPI: 8
- VCI: 81
Encapsulation
- ISP: PPPoA/PPPoE
PPPoE/PPPoA
- Username: nomorspeedykamu@telkom.net
- Password: katasandispeedykamu
- Encapsulation: PPPoE LLC
- Bridge Interface: Deactivated
Klik Save.
>> LAN
Klik LAN
DHCP
- DHCP: Enabled
- Starting IP Address: alamat ip awal untuk komputer client. Misalnya: 192.168.1.20
- IP Pool Count: jumlah client yang dilayani. Misalnya: 10
- DNS Relay: Use Auto Discovered DNS Server Only. Jika kamu suka dg. DNS lain, misalnya Nawala, pilih Use User Discovered DNS Server Only. Isi Primary DNS Server: 180.131.145.145 dan Secondary DNS Server: 180.131.144.144
Jangan lupa klik Save.
>> Wireless
Klik Wireless
Access Point Settings
- Access Point: Activated
- Channel: INDONESIA ; 06
Multiple SSIDs Settings
- SSID Index: 1
- Broadcast SSID: Yes. Agar bisa dilihat dari client
- SSID: nama accesspoint. Misalnya: WiFiKu
- Authentication Type: WPA2-PSK. Jangan Disable atau WEP, terlalu beresiko.
WPA-PSK
- Pre-Shared Key: katasandi untuk masuk jaringan wireless
Klik Save.
Agar client bisa menyambung ke internet, set alamat IP-nya ke DHCP / Auto. Jika kamu sudah paham tentang TCP/IP, bisa2 saja set ke manual.

0 komentar:
Post a Comment
Terima Kasih telah memberi Komentar