Search This Blog

Loading...

SECURE ONLINE PAYMENT

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

Thursday, November 11, 2010

5 Kebiasaan Yang Bisa Membuat Anda Terlihat Tua

Produk perawatan wajah anti-aging memang sudah banyak dijual di pasaran. Namun, jika Anda tetap melakukan kebiasaan buruk, semahal apapun produk anti-aging Anda, itu tidak akan memberikan hasil yang signifikan.

Terlihat tua tidak hanya tentang wajah yang berkerut saja, penurunan energi juga merupakan tanda-tanda Anda mengalami penuaan. Ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang ternyata bisa menyebabkan Anda terlihat lebih tua dari usia yang sebenarnya. Berikut lima kebiasaan buruk yang dikutip dari sheknows.

1. Makan terlalu banyak
Makan terlalu banyak tentu saja menimbulkan dampak negatif terhadap tubuh, hal ini juga berlaku saat memakan buah dan sayuran terlalu banyak. Tidak hanya menambah berat tubuh saja, Anda bisa terkena risiko awal penyakit jantung dan diabetes.
Sebaiknya perhatikan asupan kalori dan lemak dalam tubuh. Jika berolahraga bukanlah pilihan Anda, tips ini bisa menjadi pilihan agar tubuh tetap langsing.

2. Menatap layar terlalu lama
Apakah Anda termasuk orang yang suka berlama-lama menonton televisi, bermain video game atau bekerja di depan komputer? Hati-hati, beberapa hal ini memiliki dampak buruk pada penglihatan (mata Anda lebih juling saat meilihat ke layar komputer), berat badan (terlalu banyak duduk tidak membakar kalori) dan otak (perlu adanya stimulasi aktif pada otak untuk menghindari degenerasi). Oleh karena itu, batasi jumlah pemakaian komputer atau televisi sekarang juga, Anda pun akan segera melihat perbedaannya.

3. Stres
Stres memiliki dampak negatif terhadap semua aspek kesehatan tubuh. Mulai dari efisiensi detak jantung hingga bagaimana otak Anda bereaksi terhadap situasi tertentu. Cara menghindari stres adalah dengan berani berkata tidak. Sebagian besar stres yang dialami berasal dari ketidakmampuan Anda mengambil keputusan. Muka yang murung dan kusam saat stres membuat Anda tampak lebih tua dari usia yang sebenarnya.

4. Kurangnya frekuensi bercinta
Untuk Anda pasangan suami istri, kehidupan seks yang sehat dan aktif adalah kunci utama untuk mempertahankan energi muda. sebuah penelitian menemukan bahwa bercinta terbukti mengurangi stres, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi rasa sakit dan meningkatkan kekuatan jantung.

5. Pemutar musik portable
Kemajuan teknologi memungkikan Anda mendengarkan musik dimanapun. Namun, tahukan Anda mendengarkan musik dengan headset terlalu sering bisa mengakibatkan kerusakan pada kualitas pendengaran. Tidak ada satu hal pun yang membuat Anda merasa lebih tua daripada menyadari bahwa pendengaran Anda sudah lagi tidak maksimal. Sebaiknya batasi pemakaian headset dan jaga volume musik pada tingkat yang nyaman dan aman.

4 Strategi untuk Cepat Hamil

Banyak pasangan yang sudah lama menikah namun belum juga mendapat keturunan. Meski ada yang sengaja menunda kehamilan karena berbagai hal, tidak sedikit yang sudah berusaha keras namun selalu gagal karena tidak tahu strateginya.

Kehamilan secara alami, bukan dengan bayi tabung, hanya bisa terjadi jika dilakukan pada saat yang tepat. Dalam sebulan, seorang perempuan hanya mengalami masa subur kurang dari 24 jam sehingga setiap peluang harus benar-benar dimanfaatkan.

Dikutip dari KansasCity, Rabu (10/11/2010), berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan agar bisa cepat hamil.

1. Lakukan saat sensitivitas hidung meningkatKetika seorang perempuan menjadi lebih sensitif terhadap bebauan di sekitarnya, itu tandanya ia sedang ovulasi atau berada dalam masa subur. Jika ingin segera punya anak, inilah waktu yang paling tepat untuk bercinta walau mungkin pada saat itu bau badan pasangannya akan lebih menyengat.

2. Sabar, peluang hamil hanya 15 persen tiap bulanBisa dipahami jika perempuan begitu girang ketika dinyatakan positif hamil, karena untuk itu memang butuh perjuangan. Sebuah riset bahkan pernah membuktikan, sebagian besar perempuan di usia 30-an tahun butuh waktu 8 bulan dan 140 kali hubungan seks untuk bisa hamil dengan peluang kehamilan di setiap bulannya hanya 15 persen.

3. Gigi harus bersih untuk bisa hamilKesehatan gigi dan rongga mulut adalah syarat bagi para perempuan untuk bisa hamil. Bukan saja karena bau mulut dan napas yang tidak segar membuat para laki-laki malas untuk mencumbui pasangannya, namun penelitian membuktikan bahwa infeksi gusi juga dapat memicu kelahiran prematur atau kematian janin serta melemahkan sperma yang akan membuahi sel telur.

4. Nonton film porno membuat sperma lebih kuatPercaya atau tidak, penelitian membuktikan bahwa sperma yang dihasilkan menjadi lebih kuat untuk berenang menuju sel telur setelah laki-laki menonton film biru. Uniknya tidak sembarang film porno yang bisa memberikan efek semacam itu, hanya film bertema heteroseksual dan bukan homoseksual (gay maupun lesbian).

Saturday, November 06, 2010

Indonesia volcano burns whole villages; 122 dead

AP Photo/Irwin Ferdiansyah


MOUNT MERAPI, Indonesia – A surge of searing gas raced down the sides of Mount Merapi on Friday, smothering houses, cattle and villagers in its path. The death toll after the volcano's largest eruption in a century soared to 122.
The worst hit village of Bronggang lay nine miles (15 kilometers) from the fiery crater, just on the perimeter of the government-delineated "danger zone." Crumpled roofs, charred carcasses of cattle and broken chairs — all layered in white ash and soot — dotted the smoldering landscape.
The zone has since been expanded to a ring 12 miles (20 kilometers) from the peak, bringing it to the edge of the ancient royal capital of Yogyakarta, which has been put on its highest alert.
Sri Sucirathasri said her family had stayed in their Bronggang home Thursday night because they hadn't been told to leave.
They awoke in the dark as the mountain let out thunderous claps and tried desperately to outrun the flows, which reached speeds of 60 mph (100 kph), on a motorbike. Her mother, father and 12-year-old sister, Prisca, left first, but with gray ash blocking out any light, they mistakenly drove into — rather than away from — the volcano's dangerous discharge.
The 18-year-old Sri went looking for them when she heard her mother's screams, leaving at home an older sister, who died when the house became engulfed in flames.
"It was a safe place. There were no signs to evacuate," said Sri, a vacant gaze fixed on Prisca, whose neck and face are burned a shiny ebony, her features nearly melted away.
Their mother is still missing. Their father, whose feet and ankles are burned, is being treated in another ward.
"I don't know what to say," she whispers when asked if she blames officials for not warning the family. "Angry at who? I'm just sad. And very sick."
Merapi's latest round of eruptions began Oct. 26, followed by more than a dozen other powerful blasts and thousands of tremors.
With each new eruption, scientists and officials have steadily pushed the villagers who live along Merapi's fertile slopes farther from the crater. But after initially predicting earlier eruptions would ease pressure under the magma dome, experts who have spent a lifetime studying the volcano now say the don't know what to expect.
Scientists can study the patterns of volcanoes, but their eruptions are essentially unpredictable, as Merapi's increasingly intense blasts have proved.
On Friday, the towering plumes of ash rained dust on windshields of cars 300 miles (480 kilometers) away, although a rain near the mountain in the afternoon turned much of it to sludge. Bursts of hot clouds occasionally interrupted aid efforts, with rescuers screaming, "Watch out! Hot cloud!"
The eruption released 1,765 million cubic feet (50 million cubic meters) of volcanic material, making it "the biggest in at least a century," said state volcanologist Gede Swantika as plumes of smoke continued to shoot up more than 30,000 feet (10,000 meters).
Soldiers pulled at least 78 bodies from homes and streets blanketed by ash up to a foot (30 centimeters) deep Friday, raising the overall toll to 122, according to the National Disaster Management Agency.
With bodies found in front of houses and in streets, it appeared that many of the villagers died from the blistering gas while trying to escape, said Col. Tjiptono, a deputy police chief.
"The heat surrounded us and there was white smoke everywhere," said Niti Raharjo, 47, who was thrown from his motorbike along with his 19-year-old son while trying to flee.
"There was an explosion ... and it got worse, the ash and debris raining down," he said from a hospital.
The living — with clothes, blankets and even mattresses fused to their skin by the 1,400-degree Fahrenheit (750-degree Celsius) heat — were carried away on stretchers following the first big explosion just before midnight.
More than 150 injured people — with burns, respiratory problems, broken bones and cuts — waited to be treated at the tiny Sardjito hospital, where the bodies piled up in its morgue, and two other hospitals.
Despite being at the foot of Indonesia's deadliest volcano, Yogyakarta has only one burn unit — at Sardjito. The facility is limited to 10 beds, though, and so turns away any patient without facial burns or whose body is burned less than 40 percent, according to Sigit Priohutomo, a senior official at Sardjito.
"We're totally overwhelmed here!" hospital spokesman Heru Nogroho said.
More than 100,000 people living on the mountain have been evacuated to crowded emergency shelters, many by force, in the last week. Some return to their villages during lulls in activity, however, to tend to their livestock.
They were told to stay away Friday. The government also announced an $11 million program to buy the cows on the mountain to keep farmers off its slopes, and to provide compensation for animals lost in the eruptions.
Indonesia, a vast archipelago of 235 million people, is prone to earthquakes and volcanoes because it sits along the Pacific "Ring of Fire," a horseshoe-shaped string of faults that lines the Pacific Ocean.
While Friday's explosion was the largest in volume in a century, an eruption at Merapi in 1930 killed many more — 1,300.
Even that toll pales in comparison to other volcanoes in the region: Indonesia's Krakatoa killed at least 36,000 people in 1883, in an eruption that could be heard 2,000 miles (3,200 kilometers) away and blackened skies region-wide for months.
When the Philippines' Mount Pinatubo exploded in 1991 after a 500-year slumber, about 800 people died as the billions of tons of volcanic debris poured from the cone, erasing entire farm communities and altering the world's climate.
The May 1980 eruption of Mount St. Helens caused the volcano's north flank to collapse, triggering the largest landslide ever recorded. The blast killed 57 people, flattened 230 square miles (596 square kilometers) of forests and blew 1,300 feet (400 meters) off the peak.

Penelitian: Inteligensi Emosional Merupakan Kunci Performa Kerja

New York (ANTARA/Reuters) - Mengukur inteligensi emosional (emotional intelligence) para pekerja, mulai dari kemampuan membaca bahasa tubuh hingga mengendalikan frustasi, berpotensi bagus untuk bisnis, menurut penelitian baru.
Para peneliti dari Universitas Virginia Commonwealth (VCU) mengusulkan bahwa pengukuran inteligensi emosional dapat menjadi indikator kecakapan pegawai dalam melakukan pekerjaannya.
"Inteligensi emosional merupakan kemampuan untuk membaca emosi diri sendiri dan orang lain. Sebagai contoh, itu merupakan kesadaran terhadap bahasa tubuh. Itu juga merupakan kemampuan untuk mengendalikan dan menangani frustasi dan berbagai emosi lainnya," kata Ronald Humphrey, seorang profesor ilmu manajemen yang melaksanakan penelitian tersebut.
"Penelitian itu menjadi bukti ilmiah supaya mendukung ide tersebut dengan memberikan perhatian pada suasana hati dan emosi yang baik untuk bisnis," tambahnya.
Para peneliti membandingkan riset terdahulu selama 10 tahun mengenai peran inteligensi emosional.
Humphrey mengatakan pengukuran inteligensi emosional para pegawai bisa menjadi sangat bermanfaat supaya memprediksi kemampuan bekerja baik dengan orang lainnya, dan juga kepemimpinan pekerja.
Penelitian tersebut menganalisa inteligensi emosional dalam tiga cara.
Pertama, dikenal sebagai tes berbasis kemampuan, menggunakan pengujian pilihan ganda untuk mengevaluasi kesadaran emosionalnya.
Penelitian kedua menggunakan pengujian situasional, yang partisipan diberikan situasi sosial dan diminta untuk memilih perasaan yang paling tepat untuk diterapkan.
Pengujian ketiga, disebut sebagai pengujian kompetensi emosional model campur, merupakan definisi yang lebih luas dari kedua tes lainnya dan juga menimbang faktor seperti empati pada orang lain.
Humphrey menambahakan bahwa inteligensi emosional merupakan faktor kedua terpenting dalam performa kerja, setelah inteligensi kognitif.
"Itu merupakan faktor yang menentukan manajemen dan kepemimpinan. Penelitian tersebut mengusulkan bahwa suatu budaya yang nilai inteligensi emosional dan memahami perasaan merupakan penting. Orang dapat memimpin dengan inteligensi emosional dan memiliki tim yang kompeten secara emosional," tambah Murphy.

Internet di Indonesia = Facebook + Twitter

Internet di Indonesia Baru Dimanfaatkan Sebatas Untuk Ber-Facebook dan Twitter

Feng Shui Agar Cepat Dapat Jodoh

Menemukan pasangan ideal memang tidak mudah. Tak jarang, sulitnya mendapatkan jodoh membuat banyak wanita merasa frustasi dan putus asa.

Akhirnya, pilihannya adalah mendaftar di sebuah situs kencan sebagai perantara biro jodoh untuk menemukan pasangan.


Tetapi, sebenarnya ada cara berbeda untuk memburu jodoh. Boleh percaya atau tidak, Anda bisa praktekkan metode Feng Shui untuk mendapatkan pasangan berikut ini di kamar Anda, seperti dikutip dari laman Times of India:

1. Jangan penuhi kamar dengan foto-foto, lukisan, patung yang hanya menampilkan satu orang. Pasang foto atau lukisan berisi lebih dari satu orang, yang berekspresi bahagia. Ini akan membuat Anda lebih mudah menerima cinta.

2. Letakkan kursi yang nyaman di kamar Anda. Namun, sebaiknya memilih sofa, yang bisa ditempati dua orang.

3. Jangan letakkan televisi di kamar. Hal ini akan membuat Anda lebih betah di kamar, yang bisa membuat Anda makin sulit menemukan jodoh. Tanpa televisi di kamar, Anda akan lebih bersosialisasi dengan banyak orang ketimbang hanya berdiam di kamar.

4. Ciptakan tempat tidur yang nyaman, dengan bantal, seprei dan selimut berbahan lembut dan berwarna ceria. Hal ini akan menumbuhkan sikap positif di diri Anda.

5. Biarkan beberapa gantungan baju kosong di lemari, dan letakkan sikat gigi tambahan di kamar mandi. Ini menunjukkan bahwa Anda bersedia berbagi ruang hati Anda dengan seseorang istimewa.

6. Atur tempat tidur Anda dengan cara menyediakan cukup ruang untuk berjalan di kedua sisinya. Metode ini juga dipercaya bisa membuat orang lain mudah mendekati Anda, karena Anda bersedia menyediakan ruang khusus untuknya.

Our Rules - Peraturan Kami

PERHATIAN !!!

Peraturan I :

Kami TIDAK Menerima / Melayani

Peng–AKSES / Hobbies / Pelanggan Iseng / Kolektor

SITUS PORNO

(Situs yg menampilkan baik Gambar maupun Film Porno)

di DREAM NET

Alasan kami :

Selain memperlambat akses internet pelanggan kami yang lain, Dan Melanggar Peraturan Pemerintah, juga

tidak sopan dilakukan di tempat umum ( misalnya : di DREAM NET )

Terima kasih atas Perhatian dan Kerjasama Anda

Anda Sopan Kami Bangga ^_^

Google