Tuesday, August 24, 2010
Hadiah Rp 100 Juta Bagi Pemberi Info Perampok Bank CIMB Niaga
Medan - Lembaga Anti Segala Bentuk Kejahatan (LASBK) Sumatera Utara (Sumut) akan memberikan imbalan kepada masyarakat yang dapat memberikan informasi tentang keberadaan komplotan perampok Bank CIMB Niaga Cabang Arif Rahman Hakim Medan. Jumlah imbalan yang dijanjikan sebesar Rp 100 juta.
Imbalan tersebut dipertegas Koordinator LASBK Sumut, Agus Yohannes kepada wartawan di Medan, Senin (23/8/2010). Menurut Agus, hadiah tersebut merupakan bentuk kepedulian LASBK kepada masyarakat yang berperan aktif dalam menciptakan keamanan di Sumut dari segala tindak kejahatan.
"Uang itu akan diberikan kepada warga yang memberikan informasi valid baik nama mau
pun keberadaan pelaku perampokan Bank CIMB Niaga," sebut Agus.
Uang imbalan tersebut berasal dari dana swadaya masyarakat dan pengusaha mendukung keamanan di Sumut. "Saya jamin, identitas pelapor akan dirahasiakan. Polisi juga akan memberikan perlindungan dalam bentuk pengamanan, termasuk di lingkungan rumah pelapor," tambah Agus.
Bagi masyarakat yang merasa khawatir bertemu langsung dengan petugas LASBK Sumut, tersedia line telepon yang dapat dihubungi tiap saat di 085210589939 atau
menghubungi kantor polisi terdekat.
Lebih lanjut, Agus juga mengatakan, tidak hanya memberikan laporan identitas atau
keberadaan para perampok, warga yang berhasil menangkap para pelaku juga mendapat
imbalan uang.
"Pihak yang bertugas dalam menjaga keamanan tidak hanya polisi, namun seluruh
lapisan masyarakat. Untuk itu, mari turut serta mencari informasi keberadaan para
perampok CIMB Niaga," ajak Agus.
Perampok Bank CIMB Niaga, Medan, Sumatera Utara (Sumut), terus diburu. Polda Sumut telah membuka hotline untuk masyarakat yang mengetahui informasi perampokan itu agar berani melaporkan peristiwa itu.
"Silakan Hotline ini catat di Kabidhumas Polda Sumut dengan nomor 0811.648.978," kata Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Iskandar Hasan saat jumpa pers di kantornya, Jl Trunojoyo, Jaksel, Senin (23/8/2010).
Menurut Iskandar, polisi yakin kerjasama dengan masyarakat akan mempermudah penyelidikan. Selama ini masih banyak masyarakat yang mengetahui kejadian perampokan tersebut namun tidak berani melaporkan. "Makanya hotline ini kita buat," ujarnya.
Iskandar menjelaskan, polisi siap menampung apapun informasi dari masyarakat selama mendukung penyelidikan. Polisi meminta masyarakat ikut berpartisipasi untuk mengungkap kasus perampokan ini.
"Siap menampung informasi apa pun. Tapi tolong informasi itu jangan membuat fitnah. Ini bulan puasa, saya yakin Insya Allah bisa diungkap," kata Iskandar.
Perampokan Bank CIMB Niaga di Medan terjadi, Selasa (17/8) siang. Dalam foto yang beredar terlihat dua pelaku menenteng senjata M-16, AK-56 dan pistol jenis FN saat berjaga di luar bank.
Selain itu, ada seorang perampok berkemeja lengan panjang warna biru yang membawa tas besar saat akan meninggalkan bank itu. Diduga tas besar warna biru itu berisi uang. Pelaku yang berjumlah 16 orang itu menggunakan sepeda motor dalam menjalankan aksinya.
Sebagaimana laporan CIMB Niaga, perampok menggondol uang sekitar Rp 400 juta dari bank tersbut. Mereka perampok juga merampas telepon seluler milik karyawan. Dalam perampokan ini, seorang anggota Brimob, Briptu Imanuel Simanjuntak, tewas dan dua satpam mengalami luka parah ditembak perampok.(ape/aan)
(rul/ndr)
Polri Janji Hukum Oknum Polisi Jika Terlibat Perampokan Medan
Jakarta - Mabes polri tidak akan menolerir anggotanya jika ada yang terlibat dalam perampokan bersenjata di Medan, Sumatera utara. Polri pun siap memberikan sanksi yang tegas jika ada oknum polisi yang ikut merampok.
"Pasti ditindak tegas kalau ada oknum polisi brengsek yang terlibat. Pasti kita tindak tegas kok," ujar Irwasum Komjen Pol Nanan Sukarna.
Hal tersebut diutarakannya usai menghadiri acara buka puasa bersama di kediaman Ketua DPR Marzuki Alie, Kompleks Widya Chandra I/10, Jakarta, Senin (23/8/2010).
Dugaan adanya oknum polisi yang terlibat muncul dari senjata yuang digunakan pelaku perampokan berupa senapan laras panjang berjenis AK 47. Namun jenderal bintang 3 ini pun menampik kecuriggan tersebut.
"Soal senjata itu bisa dari mana saja. Tapi yang jelas kalau ada oknum yang terlibat pasti akan kita tindak tegas," imbuh Nanan sambil berlalu menumpang mobil sedannya bernopol B 1999 RFP.
(gah/ndr)
| Reaksi: |
Our Rules - Peraturan Kami
PERHATIAN !!!
Peraturan I :
Kami TIDAK Menerima / Melayani
Peng–AKSES / Hobbies / Pelanggan Iseng / Kolektor
SITUS PORNO
(Situs yg menampilkan baik Gambar maupun Film Porno)
di DREAM NET
Alasan kami :
Selain memperlambat akses internet pelanggan kami yang lain, Dan Melanggar Peraturan Pemerintah, juga
tidak sopan dilakukan di tempat umum ( misalnya : di DREAM NET )
Terima kasih atas Perhatian dan Kerjasama Anda
“ Anda Sopan Kami Bangga ^_^ “


0 komentar:
Post a Comment
Terima Kasih telah memberi Komentar