Polda Sumatera Utara kembali menangkap dua orang lagi orang yang diduga sebagai perampok bersenjata. Kedua orang tersebut ditangkap di rumahnya, Lubuk Pakam, Sumut.
"Iya ada penangkapan, D dan Y, tadi siang ditangkapnya sekitar pukul 11.30 WIB," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Baharudin Djafar saat dihubungi detikcom, Sabtu (28/8/2010).
Baharudin belum bisa memastikan apakah kedua orang ini terkait insiden perampokan di Bank CIMB Niaga, Medan. "Saat ini masih dalam pengembangan," jelasnya.
Kedua orang tersebut ditangkap polisi sekitar pukul 11.30 di rumah mereka di Jl Diponogoro 111, Lubuk Pakam. Tidak ada kontak senjata dalam penggerebekan kali ini.
Namun untuk meringkus mereka berdua, sejumlah polisi bersenjata lengkap diterjunkan. Gembok rumah D dan Y juga terpaksa ditembak agar polisi dapat masuk ke dalam.
Baharudin juga enggan menjelaskan apakah penangkapan ini berhubungan dengan MRA (29), pria yang sudah lebih dulu diciduk polisi beberapa hari lalu. MRA diduga sering menyewakan senjata api.
"Yang jelas ini hasil pengembangan penyidikan tim," jelasnya.(mok/gah)
Polisi mengamankan dua pria di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan perampokan CIMB Niaga, namun belum dapat dipastikan apakah keduanya tersangkut kasus tersebut.
Kedua tersangka yang diidentifikasi dengan inisial D dan Y, masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Deliserdang hingga Sabtu (28/8/2010) malam. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Baharudin Djafar mengatakan, kedua tersangka ditangkap di salah satu rumah di Jl Diponegoro 1, Pasar 1, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Sabtu sore.
"Tim penyidik masih mengumpulkan sejumlah keterangan dari kedua tersangka. Jadi belum diketahui apakah ada kaitannya atau tidak dengan perampokan Bank Niaga di Medan," tegas Baharudin.
Baharudin menjelaskan, dalam penggerebekan Sabtu sore, Polisi juga mengamankan seorang pemilik rumah guna mendukung keterangan kedua tersangka dalam pemeriksaan berikut satu unit sepeda motor yang diduga hasil kejahatan.
Saat penggerebekan berlangsung, Polisi terpaksa merusak gembok rumah dengan melepaskan tembakan karena kesulitan masuk rumah tempat persembunyian tersangka.
Proses penggerebekan berlangsung sekitar 40 menit, dari pukul 13.50 sampai pukul 14.30 WIB, hingga sempat menarik perhatian ratusan warga sekitar. Petugas polisi terpaksa melakukan blokade dan mengalihkan arus lalu-lintas dari lokasi penggerebekan.

0 komentar:
Post a Comment
Terima Kasih telah memberi Komentar